Manajemen. Ekonomi kls X


CATATAN EKONOMI KD 9
MANAJEMEN











M.Nagoya Alshabaru Riady
X MIA 5



SMAN 10 Padang
PADANG
2020
Manajemen
Pengertian manajemen
Manajemen adalah sebuah proses untuk mengatur sesuatu yang dilakukan oleh sekelompok orang atau organisasi untuk mencapai tujuan organisasi tersebut dengan cara bekerja sama memanfaatkan sumber daya yang dimiliki.
Secara etimologi kata manajemen diambil dari bahasa Perancis kuno, yaitu menagement, yang artinya adalah seni dalam mengatur dan melaksanakan.
Pengertian manajemen menurut para ahli
Mary Parker Follet
Manajemen adalah sebuah seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Dengan kata lain, seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan sebuah organisasi.
George R. Terry
Manajemen adalah sebuah proses yang khas yang terdiri dari beberapa tindakan; perencanaan, pengorganinasian, menggerakkan, dan pengawasan.
Henry Fayol
Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengawasan/ kontrol terhadap sumber daya yang ada agar mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
Ricky W. Griffin
Manajemen adalah sebuah proses perencanaan, proses organisasi, proses kordinasi, dan proses kontrol terhadap sumber daya untuk mencapai tujuan dengan efektif dan efisien.
Lawrence A. Appley
Manajemen adalah sebuah keahlian yang dimiliki seseorang atau organisasi untuk menggerakkan orang lain agar mau melakukan sesuatu.
Hilman
Manajemen adalah fungsi untuk mencapai suatu tujuan melalui perantara kegiatan orang lain serta mengawasi usaha-usaha setiap individu guna mencapai tujuan yang sama.
James A.F.Stoner
Manajemen adalah suatu proses perencaan, pengorganisasian, leadership, serta pengendalian upaya dari anggota organisasi tersebut serta penggunaan Sumber daya yang tersedia di organisasi tersebut guna mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan organisasi sebelumnya.


Fungsi-fungsi manajemen


Perencanaan (Planning)
Perencanaan adalah yang paling penting dalam sebuah manajemen bisnis.Perencanaan penting untuk menentukan secara keseluruhan tujuan perusahaan dan upaya untuk memenuhi tujuan tersebut.Tanpa perencanaan yang tepat dalam bisnis yang sedang berkembang bisa membuat bisnis tidak berjalan sesuai dengan jalurnya. Penyimpangan ini bisa berakibat pada ketidakteraturan hingga kebangkrutan.
Pengorganisasian (Organizing)
Fungsi manajemen dalam bisnis yang kedua adalah sebagai pengorganisasian dengan membagi kegiatan besar menjadi beberapa kegiatan kecil atau serangkaian kegiatan. Tujuannya adalah untuk mempermudah manajer melakukan pengawasan yang lebih efektif  dan menentukan sumber daya yang dibutuhkan untuk setiap kegiatan yang sudah dibagi menjadi lebih efisien.Pengorganisasian secara lebih gampang dapat dilaksanakan dengan menentukan apa tugas yang dikerjakan, siapa yang mengerjakan dan bagaimana harus dikerjakan.
Pengarahan (Actuating)
Sebagai suatu tindakan yang mengupayakan agar setiap anggota bisnis atau kelompok mampu mencapai sasaran dan target sesuai prosedur manajerial yang sudah direncanakan.Disinilah fungsi manajemen sebagai pengarahan agar apa yang dikerjakan sumber daya masih berada pada jalur yang semestinya.
Pengawasan / evaluasi (Controlling)
Fungsi manajemen bisnis dalam hal ini adalah melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja sumber daya perusahaan.Manajer secara aktif akan melakukan pengawasan terhadap sumber daya yang sudah diorganisasi sebelumnya.Beberapa hal yang harus terpenuhi untuk melakukan pengawasan yaitu:
Jalur (routing)
Penetapan waktu (scheduling)
Perintah pelaksanaan (dispatching)
Tindak lanjut (follow up)

Prinsip dan unsur-unsur manajemen
Prinsip manajemen
Menurut Henry Fanyol,prinsip-prinsip manajemen adalah :
Pembagian Kerja (Division of Labor)
Semakin seseorang terspesialisasi, semakin efisien dan efektif orang tersebut melaksanakan pekerjaan.
Otoritas/Wewenang (Authority)
Meskipun manajer memiliki otoritas untuk memerintah, ia tidak akan selalu mendapat respons yang positif dari bawahan. Hal ini dapat terjadi jika ia tidak memiliki otoritas pribadi, misalnya keahlian yang sesuai.
Disiplin (Discipline)
Anggota organisasi harus patuh pada aturan dan kesepakatan yang menjadi rambu-rambu organisasi.Disiplin merupakan hasil kepemimpinan yang baik di semua jenjang organisasi.
Kesatuan Perintah (Unity of Command)
Setiap karyawan hanya mendapat satu perintah untuk suatu pekerjaan.
Kesatuan Arah (Unity of Direction)
Kegiatan-kegiatan dalam organisasi yang mempunyai tujuan sama sebaiknya ditangani seorang manajer dengan satu perencanaan saja.
Mengutamakan Kepentingan Bersama di atas Kepentingan Pribadi (Subordination of Individual Interest to the CommonGood)
Pada setiap organisasi, kepentingan organisasi secara keseluruhan harus lebih penting dibanding kepentingan perorangan
Pemberian Upah (Renumeration)
Pemberian balas jasa harus adil, baik untuk karyawan maupun untuk perusahaan.
Pemusatan atau Sentralisasi (Centralization)
Manajer harus memikul tanggung jawab terakhir, tetapi ia harus member otoritas yang cukup agar bawahan dapat mengembangkan diri. Namun, yang terpenting adalah menentukan jenjang sentralisasi atau desentralisasi yang terbaik.
Jenjang Jabatan (The Hierarchy)
Jenjang jabatan dalam suatu organisasi sering digambarkan dengan garis-garis yang rapi dalam bagan organisasi.
Tata Tertib (Order)
Sarana dan manusia harus berada di tempat yang tepat dan pada waktu yang tepat.
Kesamaan (Equity)
Para manajer harus bersahabat dan adil terhadap semua bawahannya.
Kestabilan Staff (Stability of Staff)
Perputaran karyawan yang terlalu sering tidak baik bagi kelancaran kegiatan perusahaan.
Inisiatif (Initiative)
Bawahan harus diberi kebebasan untuk membuat dan menjalankan rencananya, walaupun bisa saja ada kesalahan.
Semangat Korps (Esprit de Corps)
Menggalakkan semangat kerja sama kelompok dapat menimbulkan rasa bersatu.
Unsur manajemen
Menurut Harrington Emerson dalam Public Administration,
manajemen mempunyai lima unsur (5M), yaitu :
Manusia (Men)
Di antara sumber daya yang produktif, manusia dianggap paling penting. Keberhasilan atau kegagalan suatu organisasi tergantung pada manusia.
Uang (Money)
Uang diperlukan dalam menjalankan usaha organisasi. Tanpa uang, tidak mungkin kita memperoleh bahan dan mesin. Uang juga diperlukan untuk membayar biaya operasional, seperti gaji, listrik, air dan tagihan telepon.
Bahan (Materials)
Bahan diperlukan dalam penciptaan produk. Misalnya, produksi padi atau jagung, bibit, pupuk, dan pestisida merupakan bahan produksi.
Mesin (Machines)
Mesin lebih efisien dan ekonomis. Namun, di negara-negara miskin, dengan banyaknya penduduk, penggunaan mesin kurang direkomendasikan dalam produksi barang dan jasa.
Metode (Methods)
Metode mengacu pada teknologi atau teknik produksi.

Bidang-bidang manajemen
Manajemen Produksi
Manajemen produksi adalah aktivitas mengatur faktor-faktor produksi untuk menciptakan atau menambah penggunaan barang atau jasa.Pengaturan faktor produksi tidak dapat dipisahkan dari fungsi manajemen. Fungsi-fungsi manajemen ini meliputi fungsi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengendalian.
Tujuan manajemen produksi adalah mengatur produksi barang atau jasa dalam jumlah kualitas, harga, waktu, dan tempat-tempat tertentu sesuai kebutuhan konsumen.Tujuan lain dari manajemen produksi adalah bahwa konsumen dan produsen atau perusahaan merasa puas dan menghasilkan keuntungan.
Manajemen Pemasaran
Manajemen pemasaran adalah kegiatan memaksimalkan fungsi pemasaran sehingga pertukaran atau pengiriman barang atau jasa dari produsen ke konsumen dapat berjalan dengan lancar dan memuaskan.Manajemen pemasaran terdiri dari analisis, perencanaan, implementasi, dan pengawasan program yang dibuat untuk membawa perubahan pada target pemasaran untuk mencapai tujuan organisasi.
Tujuan pemasaran, perusahaan harus menganalisis peluang pasar. Ini berarti bahwa dalam manajemen pemasaran perlu untuk menganalisis lingkungan pemasaran, analisis pesaing, dan perilaku pasar.
Manajemen Keuangan
Manajemen keuangan perusahaan adalah kegiatan untuk mendapatkan dan menggunakan dana dengan tujuan meningkatkan atau memaksimalkan nilai perusahaan. Tujuan manajemen keuangan dalam perusahaan adalah manajemen ada fungsi keuangan.
Manajemen keuangan tidak hanya dibutuhkan oleh organisasi yang berorientasi laba atau keuntungan individu, tetapi juga oleh pemerintah.
Manajemen Personalia (Kepegawaian)
Manajemen personalia adalah ilmu dan seni atau proses mendapatkan, memajukan atau mengembangkan, dan mempertahankan tenaga kerja yang kompeten sedemikian rupa sehingga tujuan organisasi dapat dicapai secara efisien dan mengarah pada kepuasan pribadi.
Tugasnya adalah mengatur, membina, memobilisasi, mengarahkan, dan mengembangkan karyawan untuk dapat menyelesaikan tugas mereka secara efektif dan efisien guna mendukung pencapaian tujuan perusahaan atau organisasi.

Manajemen Administrasi
Manajemen administratif adalah penerapan fungsi manajemen di bidang perkantoran, yaitu perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan kantor sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai dengan karyawan merasa puas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi

Pendapatan nasional